
Sungai Bahar (MTsN 7 Muaro Jambi) - MTsN 7 Muaro Jambi menggiatkan pembiasaan membaca Asmaul Husna bersama seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX sebagai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya pilar pertama, Cinta Allah.
Kegiatan kokurikuler tersebut diikuti oleh seluruh murid bersama segenap guru dan tenaga kependidikan MTsN 7 Muaro Jambi. Pembacaan Asmaul Husna dilaksanakan secara bersama-sama sebagai bagian dari pembiasaan religius yang diarahkan untuk memperkuat karakter dan membangun suasana pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Melalui kegiatan ini, madrasah tidak hanya mengenalkan lafaz dan nama-nama Allah kepada murid, tetapi juga mendorong mereka untuk memahami nilai keteladanan yang terkandung dalam Asmaul Husna. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan kepada Allah yang tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti disiplin, santun, jujur, bertanggung jawab, saling menghargai, serta peduli terhadap lingkungan dan sesama.
Kepala MTsN 7 Muaro Jambi, Syafwan Al Magfuri, S.Ag., M.Pd., memandang pembiasaan Asmaul Husna sebagai salah satu langkah konkret madrasah dalam menghadirkan Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam aktivitas pendidikan sehari-hari. Menurutnya, implementasi KBC perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang dekat dengan kehidupan murid sehingga nilai yang diajarkan tidak berhenti pada tataran teori.
Ia menekankan bahwa pilar Cinta Allah menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter murid. Kecintaan kepada Allah diharapkan tumbuh melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, kemudian berkembang menjadi kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai kebaikan dalam belajar, beribadah, berinteraksi dengan guru, menghormati orang tua, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan dalam pembacaan Asmaul Husna bersama juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan. Kehadiran seluruh warga madrasah menunjukkan bahwa pembentukan budaya religius bukan hanya menjadi tanggung jawab murid, melainkan merupakan komitmen bersama dalam membangun lingkungan pendidikan yang harmonis, humanis, dan bernilai spiritual.
Pembiasaan tersebut sekaligus memperkuat fungsi kegiatan kokurikuler sebagai ruang pengembangan karakter yang melengkapi proses pembelajaran di kelas. Nilai-nilai yang diperoleh dalam pembelajaran dikontekstualisasikan melalui pengalaman bersama sehingga murid dapat merasakan bahwa pendidikan agama tidak terpisah dari kehidupan sehari-hari.
MTsN 7 Muaro Jambi terus mendorong kegiatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga penguatan akhlak dan karakter. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu membangun suasana madrasah yang membuat murid merasa aman, dihargai, dibimbing, serta memiliki kesadaran spiritual yang semakin kuat.
Melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna secara bersama dan berkelanjutan, MTsN 7 Muaro Jambi berupaya menanamkan pesan bahwa kecintaan kepada Allah harus menjadi sumber lahirnya perilaku positif. Dari lingkungan madrasah, nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat pada diri murid serta menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
|
239x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...