
Sungai Bahar - Musyawarah Guru Mata Pelajaran Madrasah (MGMP) Madrasah Tsanawiyah Wilayah Sungai Bahar melaksanakan kegiatan pertemuan rutin pada Rabu, 4 Februari 2026 bertempat di MTsNegeri 7 Muaro Jambi. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari MTsNegeri 7 Muaro Jambi, MTsS Bustanul Ulum Panca Mulya, MTsS Nurul Falah Bukit Mas, dan MTsS Nurul Falah Sungai Jerat.

Kegiatan MGMP kali ini mengangkat tema “Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Bedah Kokurikuler Madrasah.” Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Dr. M. Sidik, S.Ag., M.Pd, selaku Pengawas Madrasah. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua MGMP MTs Wilayah Sungai Bahar, Bapak Sumartijo, S.Pd.I, yang menekankan pentingnya MGMP sebagai wadah peningkatan kompetensi guru serta penguatan kolaborasi antar madrasah. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala MTsNegeri 7 Muaro Jambi, Bapak M. Syafwan Al Magfuri, S.Ag., M.Pd, selaku tuan rumah kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta MGMP serta mengajak seluruh guru untuk terus bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan demi kemajuan madrasah bersama. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pengawas Madrasah dan Pembina Baru MTsNegeri 7 Muaro Jambi, Bapak Makmun, S.Pd., M.Pd. Beliau menyampaikan komitmennya untuk senantiasa mendampingi dan memfasilitasi madrasah dalam upaya pengembangan dan kemajuan madrasah. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan guru dalam aspek presensi, administrasi, dan pelaksanaan pembelajaran, serta mendorong peningkatan mutu dan prestasi madrasah.

Memasuki acara inti, peserta menerima materi dari Dr. M. Sidik, S.Ag., M.Pd dengan tema besar “Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Bedah Kokurikuler Madrasah.” Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya terkait persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik kelas IX. Madrasah diimbau untuk melakukan persiapan matang, termasuk melatih siswa mengerjakan soal tipe pilihan ganda dengan lebih dari satu jawaban benar (MCMA). Pelaksanaan TKA tingkat SMP/MTs dijadwalkan pada 6–16 April 2026. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi Ujian Madrasah (UM), dengan penyusunan soal yang mengacu pada karakteristik soal TKA. Pelaksanaan UM tingkat MTs dijadwalkan pada 20 April–16 Mei 2026.

Materi juga membahas implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang perlu diintegrasikan dengan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, serta iklim budaya dan pembiasaan madrasah. Dalam hal ini, peran kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai teladan (role model) menjadi sangat penting. Narasumber turut menjelaskan KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang struktur kurikulum Madrasah Tsanawiyah yang mencakup intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Selain itu, disampaikan pula contoh perencanaan pembelajaran kokurikuler KBC yang disusun terpisah dari perencanaan intrakurikuler. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kokurikuler dalam KBC menitikberatkan pada proses pembentukan karakter peserta didik, dengan fokus pada aspek spiritual, moral, sosial, dan emosional. Produk atau hasil akhir merupakan nilai tambah, namun tujuan utamanya adalah perubahan karakter siswa. Penilaian kokurikuler menggunakan lembar pengamatan dengan kategori nilai SB, B, C, dan K. Untuk mendukung pelaksanaan kokurikuler, diperlukan pembentukan tim di madrasah yang terdiri atas wali kelas dan guru empat mata pelajaran utama, yaitu Al-Qur’an Hadis, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, dan PJOK, dengan melibatkan guru mata pelajaran lainnya secara kolaboratif.
Kegiatan MGMP MTs Wilayah Sungai Bahar ini berlangsung dengan khidmat dan lancar hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin memahami konsep Kurikulum Berbasis Cinta serta mampu mengimplementasikan kokurikuler madrasah secara terencana dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
|
222x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...