
Banyak orang yang di anugerahkan harta, tetapi hanya sedikit yang di anugerahkan kedermawanan. Mari banyak berbagi kepada yang membutuhkan, semoga allah meyertai keberkahan d dalam semua harta yang d titipkan kepada kita, amin Allahumma amin..
Sungai bahar, 19 July 2024 MTsN 7 Muaro jambi lakukan santunan pada lebaran anak yatim. Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriah yang tergolong mulia. 10 Muharram kerap disebut sebagai lebaran anak yatim. Bukan tanpa alasan, Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umat islam untuk menyantuni dan menyayangi anak yatim. Amalan untuk menyantuni anak yatim dianjurkan Rasulullah Saw karena menjadi keutamaan pada bulan Muharram. Karena itulah di Indonesia 10 Muharram sering disebut dengan ''Lebaran Anak Yatim''
Pada hari jumat 19 juli 2024, keluarga besar MTsN 7 muaro Jambi mengisi 10 muharram dengan mengisi acara imtak yang dilakukan setiap hari jumat dan di jadikan rutinitas yasinan setiap pagi, pada awal muharam ini kegiatan rutinitas imtak di isi dengan tema lebaran anak yatim, keluarga besar MTsN 7 muaro jambi memberikan santunan kepada anak yatim yang telah di data oleh sekolah secara keseluruhan mulai dari kelas 7,8,9, yang berjumlah 10 orang, dana santunan berasal dari seluruh keluarga besar MTsN Muaro Jambi dan di tambah dengan dana imtak rutinan yang di dapat dari pembiasaan siswa setiap hari jumat. Semoga kegiatan ini mengajaran kepada siswa tentang kasih saying, indahnya berbagi, dan menyantuni anak yatim, semoga Allah memberikan berkah pada niat baik kegiatan ini (Almagfuri, 2024) allahumma amin,,
Lebaran Anak Yatim adalah tradisi yang tidak hanya mengajarkan kita untuk berbagi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Dengan melestarikan tradisi ini, kita dapat terus memberikan kebahagiaan dan harapan kepada anak yatim, serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh agama islam, Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim demi kebahagiaan anak-anak yatim dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan"
Adapun yang disebut sebagai mengusap kepala anak yatim, secara kinayah diartikan sebagai perilaku yang menunjukkan kasih sayang dan sikap lemah lembut kepada anak yatim. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan memberi santunan dalam wujud sandang, pangan, papan hingga pendidikan. Meski begitu, menyantuni anak yatim sebaiknya tak hanya dilakukan di momen lebaran anak yatim. Santunan dan rasa kasih sayang seharusnya bisa diberikan kapan saja untuk mereka yang telah kehilngan oramg tua mereka atau yatim piatu.
Semoga Allah melembutkan hati kita semua, untuk terus berbagi dan meyadari bahwa apa yang kita bagikan itulah harta sesungguhnya yang kita punya,karna harta adalah sekedar titipan illahi (Sungai Bahar, YN)
|
455x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...